Sebanyak 8711 item atau buku ditemukan

Wacana Intoleransi dan Radikalisme dalam Buku Teks Pendidikan Agama Islam

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat inkonsistensi penyajian wacana dalam buku teks PAI di sekolah dan madrasah, bermuatan toleransi di satu bagian dan bermuatan intoleransi di bagian lain serta terindikasi terinsersi radikalisme. Terdapat bagian dalam buku teks yang hanya menyajikan satu pandangan atas teks keagamaan, eksklusif terhadap perbedaan agama, bias gender dan tidak memperhatikan keragaman etnis dan budaya. Paradigma buku teks pendidikan agama Islam di sekolah dan madrasah dalam konteks lebih pragmatik dengan menyesuaikan perubahan zaman, bukan idealitas. Semakin bertahan dalam idealitas, semakin tidak konsisten. Hasil penelitian ini berupa model penyajian wacana bermuatan intoleransi dan radikalisme dalam buku teks PAI di sekolah dan madrasah. Buku teks Pendidikan Agama Islam terbitan Pemerintah seyogyanya menyajikan berikut. Pertama, menyajikan keragaman pandangan atas teks keagamaan atau permasalahan fikih yang masih dalam perdebatan. Kedua, menyajikan paradigma inklusif terhadap perbedaan agama. Ketiga, menyajikan wacana yang bermuatan inklusif gender Keempat, tidak menyajikan wacana bermuatan intoleransi karena perbedaan etnis dan budaya. Kelima, tidak menyajikan wacana bermuatan radikalisme/kekerasan.

... pendidikan toleransi dalam buku teks mata pelajaran ke-NU-an dan ke-Muhammadiyahan tingkat MA/ SMA/ SMK pada 2018. ... dalam pembelajaran (studi pembelajaran kelas IV di SD Negeri Lembeyan Kulon 1 Kabupaten Magetan) pada 2018.

Islam and Local Wisdom: Religious Expression in Southeast Asia: Islam dan Kearifan Lokal: Ekpresi Keberagamaan di Asia Tenggara

Islam di Indonesia menunjukan keunikan yang membedakannya dengan Islam di negara lain, terutama dengan Islam di tempat asalnya, Arab Saudi. Keunikan tersebut dibuktikan dengan hadirnya varian-varian Islam lokal yang berbeda cukup signifikan antara satu wilayah dengan wilayah lain, seperti halnya Islam Padang, Islam Jawa, Islam Dayak, Islam Lombok, Islam Bima, Islam Buton, Islam Muna, dan seterusnya. Varian-varian Islam tersebut berhubungan sangat erat dengan pola penyebaran Islam dan pola penerimaan Islam sekaligus. Secara historis, proses penyebaran Islam di Indonesia dilakukan melalui jalur-jalur sosial dan kulltur, misalnya melalui relasi perdagangan, kesenian, pendidikan, bahkan perkawinan, bukan jalur militeristik atau penaklukan. Islam yang disebarkan di Indonesia adalah Islam yang lebih banyak menggunakan pola-pola damai, sehingga penerimaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia terhadap Islam tidak mendapatkan masalah atau penentangan yang berarti. Para penyebar Islam di nusantara bahkan akomodatif dan negosiatif dengan kebudayaan lokal. Sebut saja misalnya, pola-pola penyebaran Islam yang dilakukan Walisongo di Jawa menunjukan bahwa Islam meskipun merupakan ideologi dan paham yang baru, tetapi mampu diterima oleh masyarakat Jawa pada masa itu tanpa penentangan dan perlawanan berarti. Proses penyebaran Islam yang mempengaruhi pola penerimaan Islam oleh masyarakat juga tidak bisa dilepaskan dari interpretasi masyarakat terhadap Islam yang berasal dari lokalitas yang dimiliki masing-masing. Jika akar kultur masyarakat lokal tidak cukup akomodatif terhadap Islam, atau sebaliknya Islam yang tidak bisa bersentuhan dengan kultur masyarakat, mustahil Islam bisa diterima dengan baik, bahkan dalam beberapa kebudayaan di Indonesia dijadikan sebagai landasan atau dasar tata kelola pemerintahan dan masyarakat.

Formula kepentingan itu seringkali diperkuat, dilegitimasi dan disimbolisasi oleh identitas ke-NU-an dan keNW-an. Hubungan NU-NW menjadi rumit ketika mayoritas ... B. SEJARAH PERGERAKAN DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI NAHDLATUL WATHAN 1.

Pendidikan Islam

memajukan umat dan memperkuat kesadaran Bela Negara

Melalui buku yang ditulis oleh berbagai pakar dan pemerhati pendidikan lintas-disiplin ini kita akan diajak menganalisis dan memahami bagaimana pendidikan Islam di abad 21 ini mampu menjawab tantangan dan persoalan yang muncul pada masa ini dan antisipasinya di masa depan, yang mencakup berbagai isu krusial, seperti dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan hidup, hingga ke radikalisasi generasi muda Muslim. --- Buku persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia)

... di sejumlah jurnal dengan beberapa tema pilihan seperti syariat Islam, puralisme, radikalisme, politik hukum, dan ke-NU-an. ... Pendidikannya adalah S-1 FKIP Biologi, S-2 dan S-3 Biologi Lingkungan, ketiganya di UNSRI Palembang.

Islam & budaya masyarakat

On Islam and the culture of the society in Indonesia.

20Faktor ini merupakan hasil kesimpulan penulis sendiri berdasarkan bacaan dari sumber - sumber di atas dan sumber lain yang membahas secara khusus tentang ke - NU - an . 2.Mahrus Irsyam , Ulama , hlm . 6 , Martin TEOLOGI POLITIK NU 107 1.

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PAI MATERI POKOK AL QUR’AN SURAT AT TIIN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH

Buku tentang hasil penelitian tindakan kelas dengan penerapan model pembelajaran Make a match

Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai suatu mata pelajaran diberikan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK, baik yang bersifat kokurikuler maupun ekstrakurikuler.

Karakteristik Materi PAI pada Berbagai Sistem dan Jenjang Pendidikan

Seri Antologi Pendidikan Islam

Buku digital ini berjudul "Karakteristik Materi PAI pada Berbagai Sistem dan Jenjang Pendidikan", merupakan tulisan yang berisi tentang "Pendidikan Agama Islam" yang dapat memberikan tambahan wawasan pengetahuan dan pencerahan bagi pembaca. Semangat untuk berbagi terutama dalam literasi khazanah pengetahuan agama Islam yang mendasari penerbit menghadirkan konten-konten di buku digital ini. Penerbit berdoa semoga konten yang diterbitkan ini bisa bermanfaat dan menjadi bahan pembelajaran bagi siapapun juga.

Namun, pada makalah ini, penulis membatasi kajian hanya pada karakteristik materi PAI pada lembaga pendidikan formal dan nonformal. Pendidikan formal yang dimaksud meliputi TK/RA/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, dan Perguruan Tinggi.

Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam

Buku yang berada ditangan saudara ini merupakan kodifikasi dari makalah-makalah perkuliahan penulis ketika kuliah di prodi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pengkodifkasian sederhana ini hanyalah bentuk ikhtiar kecil penulis untuk berbagi apa yang telah penulis tulis selama perkuliahan. Di lain sisi, sebagai seorang mahasiswa, penulis merasa punya tanggungjawab sosial dan akademik untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi peradaban.

Desmita, Psikologi Perkembangan Peserta Didik: Panduan bagi Orang Tua dan Guru dalam Memahami Psikologi Anak Usia SD, SMP, dan SMA, Bandung: Rosda, 2009 Hidayatullah, Syarif, Islam “Isme-isme”: Aliran dan Paham Islam di Indonesia ...