Sebanyak 132 item atau buku ditemukan

Pembelajaran Menulis Bahasa Arab

Dalam Perspektif Komunikatif

Bagian terpenting dari substansi isi buku Pembelajaran Menulis Bahasa Arab ini, di antaranya membahas: (1) Sekilas tentang bahasa Arab: bahasa Arab dalam rumpun Semit dan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia; (2) Pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa: sejarah kemunculan pendekatan komunikatif; konsep dasar komunikatif; desain, prosedur, dan evaluasi pengajaran bahasa komunikatif; serta pendekatan komunikatif dalam berbagai keterampilan berbahasa; (3) Seluk-beluk keterampilan menulis bahasa Arab: beberapa istilah tentang kitabah (menulis); jenis, asas, dan tujuan kitabah; metode dan strategi pembelajaran kitabah; serta (4) Pembelajaran kitabah dalam perspektif komunikatif: materi dan tujuan pembelajaran kitabah, metode dan strategi pembelajaran kitabah, serta evaluasi pembelajaran kitabah. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Bagian terpenting dari substansi isi buku Pembelajaran Menulis Bahasa Arab ini, di antaranya membahas: (1) Sekilas tentang bahasa Arab: bahasa Arab dalam rumpun Semit dan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia; (2) Pendekatan komunikatif ...

Keliru Memahami Al-Quran Hanya Bermodal Bahasa Arab

Judul : Keliru Memahami Al-Quran Hanya Bermodal Bahasa Arab Penulis : Ahmad Sarwat, Lc., MA Terbit : Sun, 6 October 2019 Halaman : 33 hlm. Kategori : Ilmu Al-Quran & Tafsir Views: 24.168 views Share: | 413 ᅠᅠ ᅠ Daftar Isiᅠᅠᅠ Muqaddimahᅠᅠᅠ A. Pembagian Isim, Fiメil dan Hurufᅠᅠᅠ 1. Isimᅠᅠᅠ 2. Fiilᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ a. Fiメil Madhiᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ b. Fiメil Mudhariメᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ c. Fiメil Amrᅠᅠᅠ 3. Hurufᅠᅠᅠ B. Fiメil Madhiᅠᅠᅠ 1. Wudhu Setelah Shalat?ᅠᅠᅠ 2. Selesai Baca Quran Baru Baca Ta'awudzᅠᅠᅠ C. Fi'il Amrᅠᅠᅠ 1. Perintah Yang Sunnahᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ a. Perintah Shalat Tahajjudᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ b. Perintah Shalat Idul Adhaᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ c. Perintah Adanya Saksi Dalam Akad Hutuangᅠᅠᅠ 2. Perintah Yang Mubahᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ a. Perintah Bekerja Setelah Shalat Jumatᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ b. Perintah Jimaメ Malam Ramadhanᅠᅠᅠ ᅠᅠᅠ c. Perintah Berburu Usai Ihramᅠᅠᅠ 3. Perintah Yang Haram Dilaksanakanᅠᅠᅠ ᅠᅠ a. Perintah Menyembah Tuhan Selain Allah ᅠᅠ b. Perintah Boleh Mengerjakan Apa Sajaᅠᅠᅠ ᅠᅠ c. Perintah Bersenang-senang Dalam Kekafiranᅠᅠᅠ ᅠᅠ d. Perintah Memalsukan Al-Quranᅠᅠᅠ 4. Kalimat Perintah Punya 16 Maknaᅠᅠᅠ D. Hurufᅠᅠᅠ 1. Fauqa : di atasᅠᅠᅠ 2. Wa : dan E. Perangkat Untuk Memahami Al-Quranᅠᅠᅠ 1. Hadits Nabawiᅠᅠ 2. Ilmu Siyaqᅠᅠ Penutupᅠᅠᅠ ᅠ

Judul : Keliru Memahami Al-Quran Hanya Bermodal Bahasa Arab Penulis : Ahmad Sarwat, Lc., MA Terbit : Sun, 6 October 2019 Halaman : 33 hlm.

Filsafat Islam

Telaah Tokoh dan Pemikirannya

Kajian filsafat Islam merupakan suatu kajian sistematis terhadap kehidupan, alam semesta, etika, moralitas, pengetahuan, pikiran, dan gagasan-gagasan yang dilakukan di dalam dunia Islam. Umat Islam atau para cendekiawan Muslim terdahulu banyak merupakan tokoh filsuf dan mereka menuangkan pemikiran mereka ke dalam ilmu filsafat tersebut. Berangkat dari kesadaran ini, terbesit dalam pemikiran penulis untuk melakukan pengkajian secara mendalam, menyadari hakikat kebenaran suatu ilmu yang berdasarkan pada kebenaran ajaran dan nilai-nilai agama Islam, maka lahirlah ide dan gagasan pemikiran mengenai Filsafat Islam: Telaah Tokoh dan Pemikirannya. Dalam buku ini, penulis menelaah para cendekiawan Muslim beserta pemikirannya, di antaranya: intelektual filsafat al-Kindi mengenai hubungan antara filsafat dan agama, serta falsafah al-Nafs; filsafat al-Razi mengenai Lima Kekekalan; Al-Farabi tentang filsafat al-Faidh dan al-Nafs; Ibnu Sina yang dikenal dengan Filsafat Ibnu Sina; Ibnu Tufail mengenai pemikirannya, falsafah Hay bin Yaqzan; Al-Ghazali dengan pemikirannya mengenai kritik terhadap filsuf; Ibnu Rusyd mengenai kritik terhadap al-Ghazali; Filsafat Ibnu Miskawaih; serta Ikhwan al-Shafa dengan konsep berpikirnya. Penulis berharap, para pembaca dapat memetik ilmu berharga dari sajian buku ini. Bahwa kerangka pemikiran filsuf Muslim adalah sebuah pijakan yang akan melahirkan pola pikir Islamisasi ilmu pengetahuan. Beranjak dari pola pikir tersebut maka terbentuklah keserasian terhadap nilai-nilai ajaran Islam dengan konsepsi manusia menurut Al-Qur’an, baik berkaitan dengan hakikat penciptaan, potensi dasar manusia, dan fungsi manusia sebagai makhluk yang berpikir. Insya Allah. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Kajian filsafat Islam merupakan suatu kajian sistematis terhadap kehidupan, alam semesta, etika, moralitas, pengetahuan, pikiran, dan gagasan-gagasan yang dilakukan di dalam dunia Islam.

MADZHAB PERTAMA FILSAFAT ISLAM: FILSAFAT PARIPATETIK (AL-HIKMAH AL-MASSYA’IYAH)

Islam adalah agama yang sangat menghargai akal. Hal ini terbukti banyak ayat al-Qur’an yang mengedepankan pentingnya akal, rasio, atau pikir dengan berbagai derivasinya, seperti kata: afala ta’qilun, afala tatafakkarun, afala yandzurun, dan lain sebaginya. Di samping itu, Islam juga menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dari manapun datangnya, sehingga Nabi Saw bersabda, yang artinya: “Tuntutlah kalian ilmu pengetahuan walaupun sampai ke Negeri Cina”. Atas dasar dua aspek ajaran Islam tersebut, ditambah adanya kesadaran umat Islam untuk merasionalkan ajaran ajaran pokok agama Islam, maka sejak awal perkembangannya, umat Islam sudah mengadopsi berbagai ilmu pengetahuan, seperti kedokteran, kimia, fisika, optika, dan sebagainya dari berbagai belahan dunia, terutama dari Yunani dan Romawi. Akhirnya pada abad IX Masehi atau abad ke-3 Hijriyah, umat Islam juga mempelajari filsafat, terutama filsafat Yunani dan Romawi. Selanjut- nya umat Islam melakukan inovasi, seleksi, dan pemaduan dengan ajaran Islam yang fundamental, sehingga melahirkan sebuah struktur pemikiran Islam yang bersifat filosofis-logis di satu sisi, tetapi bersifat relegius-Islami di sisi lain. Pemikiran tersebut menjadi disiplin baru dalam Islam yang dikenal dengan filsafat Islam atau ada yang menyebut filsafat Muslim. Filsafat yang berkembang di dunia Islam pada abad ke-9 Masehi ini dikenal sebagai filsafat Islam Paripatetik atau al-hikmah al-Massyaiyah, karena banyak dipengaruhi oleh pola pikir Aristoteles, dan sekaligus sebagai madzhab pertama dalam sejarah pemikiran filsafat Islam. Buku ini akan membeberkan latarbelakang lahirnya filsafat Islam, kronologi- nya, motivasi kelahirannya, tema-tema sentral pembahasan, dan pokok-pokok pemikiran para tokohnya mulai dari al-Kindi sampai Ibn Rusyd.

Islam adalah agama yang sangat menghargai akal.

Jalan Bahagia; Berkenalan Dengan Filsafat Islam

Dia yang tidak pernah mencari, tidak akan bertemu bahagia. Apakah hidup ini? Tinggal dijalani seperti apa adanya, atau kita selidiki makna yang tersembunyi di dalamnya? Apabila ingin mendapat bahagia, mari kita mulai mencari. Ada banyak jalan menuju kebahagiaan, salah satunya adalah filsafat islam. Sudah bukan rahasia lagi bahwa ajaran Islam menuntun manusia menuju Bahagia dunia dan Bahagia di alam baka. Ditambah lagi dengan pendekatan filsafat yang menelisik segala sesuatu sampai ke akarnya. Ditemani oleh para filsuf muslim yang alim dan saleh, dengan pembahasan yang simpel dan disajikan dalam bahasa keseharian, buku ini hadir sebagai jawaban bagi pencari buku filsafat yang renyah saat dibaca dan nikmat saat dipraktikkan. Semoga bahagia kita dapatkan.

Dia yang tidak pernah mencari, tidak akan bertemu bahagia.

Jalan Bahagia; Mengenal Filsafat Islam

Tinggal dijalani seperti apa adanya. Atau, kita selidiki makna yang tersembunyi di dalamnya. Apabila ingin mendapat bahagia, mari kita mulai mencari. Ada banyak jalan menuju kebahagiaan, salah satunya adalah filsafat Islam. Sudah bukan rahasia lagi bahwa ajaran Islam menuntun manusia menuju bahagia di dunia dan bahagia di alam baka. Ditambah lagi dengan pendekatan filsafat yang menelisik segala sesuatu sampai ke akarnya. Buku Jalan Bahagia; Mengenal Filsafat Islam Ini adalah potongan pertama bagian yang ada pada buku Jalan Bahagia; Berkenalan dengan Filsafat Islam. Benarkah filsafat itu menyesatkan? Nah, di buku ini, kita akan lebih tahu secara mendalam apa itu ilmu filsafat, yuk kita cari tahu. Selamat membaca.

Ditambah lagi dengan pendekatan filsafat yang menelisik segala sesuatu sampai ke akarnya. Buku Jalan Bahagia; Mengenal Filsafat Islam Ini adalah potongan pertama bagian yang ada pada buku Jalan Bahagia; Berkenalan dengan Filsafat Islam.

MADZHAB KEDUA FILSAFAT ISLAM

TEOSOFI ILUMINASI (HIKMAH AL-ISYROQ) SUHRAWARDI AL-MAQTUL

Filsafat iluminasi Suhrawardi merupakan tipe falsafah yang paling orisinil di antara konsep-konsep filsafat yang sealiran, mengingat dia memiliki pengetahuan yang luas dalam berbagai aliran filsafat Yunani, Persia, dan India. Filsafat iluminasi Suhrawardi nampaknya merupakan adonan yang sempurna dari berbagai unsur tasawuf dan filsafat yang dipahami Suhrawardi, melalui jalan sufi dan filosofi atau melalui rasa dan iluminasi. Al-isyraq, berarti bersinar atau memancarkan cahaya, dan lebih tepatnya diartikan penyinaran atau iluminasi. Menurut Suhrawardi sumber segala yaang ada ialah ”Cahaya Yang Mutlak”, yang disebut Nur al-Anwar mirip matahari. Walaupun Dia memancarkan cahaya terus menerus, namun cahaya-Nya tidak perrnah berkurang dan bahkan sama sekali tidak terpengaruh, Nur dalam konsep ini nampaknya dapat dianalogkan dengan rahmat Tuhan (faid). Menurut Suhrawardi ada benda-benda yang merupakan cahaya dalam realitasnya sendiri, dan benda-benda yang bukan cahaya dalam realitasnya sendiri, masing-masing terjadi dengan sendirinya (aksidensial), tak tergantung atau independen. Konsep ini menghasilkan empat macam realitas, yaitu; a) cahaya immaterial yang terjadi dengan sendirinya, yang disebut Cahaya Murni (al-Nur al- Mujarrad), b) cahaya aksidential (al-Nur al-‘Aridl) yang inheren di dalam cahaya immaterial maupun tubuh fisik, c) cahaya perantara (al-barzakh) atau substansi yang gelap (al-jauhar al-gasiq), yaitu tubuh dan d) mode yang gelap (al-hai’ah al- al-zulmaniyah), aksiden di dalam cahaya immaterial maupun tubuh fisik.

Filsafat iluminasi Suhrawardi merupakan tipe falsafah yang paling orisinil di antara konsep-konsep filsafat yang sealiran, mengingat dia memiliki pengetahuan yang luas dalam berbagai aliran filsafat Yunani, Persia, dan India.