Sebanyak 5 item atau buku ditemukan

BUKU MODEL PEMBELAJARAN SEJARAH ISLAM BERBASIS KEBHINNEKAAN (PSI-BK)

SEBAGAI DAYA TANGKAL RADIKALISME DI PERGURUAN TINGGI

Implementasi Model Pembelajaran Kolaboratif pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Jurnal Bahasa: Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya, 1(1), 60-70. Fahmi, M. (2018, April). Pura di Tanah Wali (Kontribusi Riil ...

FILSAFAT ISLAM

Pendekatan Tema dan Konteks

Perkembangan budaya global yang begitu cepat meniscayakan adanya perubahan di segala segi kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut tidak hanya bersifat sosiologis-praktis dan pragmatis, namun juga menyangkut hal-hal yang bersifat ideologis-paradigmatik dan epistemik. Bahkan tata nilai, norma dan pandangan hidup serta agama harus menghadapi perubahan, atau mungkin pergantian. Pengaruh yang sangat besar akibat perubahan global dewasa ini adalah gaya hidup masyarakat yang materialis-hedonis dan kecenderungan pada hal-hal praktis atau instan. Hal ini menyebabkan fenomena masyarakat yang malas berpikir tentang hal-hal yang lebih mendasar, subtansial dan fundamental dari setiap masalah kehidupan. Akibat lebih jauh adalah kecenderungan menyelesaikan masalah secara parsial, dangkal, dan tidak mendasarkan pada pertimbangan yang cerdas, komprehensif, solutif-integratif dan ilmiah-religius. Di sinilah Filsafat Islam akan memainkan perannya sebagai suatu disiplin ilmu keislaman yang menuntun cara berfikir yang fundamental-subtansial, holistik, kritis, sistemik, kreatif, bebas dan islami, menyelamatkan, berpegang pada asas Islam dan Iman (landasan al-Qur’an dan al-Hadis) serta berparadigma profetis. Dengan Fisafat Islam, akan membangun manusia landasan dan pola berpikir yang logis, subtantif, komprehensif, kokoh, konsisten dan bertanggungjawab, sehingga mempunyai kemampuan untuk melibatkan diri dalam proses transformasi pembebasan (liberation), penegakan kemanusiaan (humanisation) dan peneguhan keimanan (trancendention) dalam mencapai keselamatan, kedamaian di segala bidang dan dimensi kehidupan.

Di sinilah Filsafat Islam akan memainkan perannya sebagai suatu disiplin ilmu keislaman yang menuntun cara berfikir yang fundamental-subtansial, holistik, kritis, sistemik, kreatif, bebas dan islami, menyelamatkan, berpegang pada asas Islam ...

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia atau disingkat MSDM, adalah pemanfaatan sejumlah individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dan lain-lain. Buku Manajemen Sumber Daya Manusia ini terdiri atas sebelas bab, cakupan materi yang dibahas meliputi Konsep Dasar MSDM, Desain Pekerjaan & Informasi Pekerjaan, Perencanaan Sumber Daya Manusia, Penarikan Sumber Daya Manusia, Proses Seleksi, Orientasi, Pelatihan & Pengembangan, Karir, Penilaian Kinerja, Kompensasi, Keamanan & Kesehatan, Kepuasan kerja, Stres dan Program Konseling. Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia dalam suatu organisasi atau perusahaan merupakan suatu hal yang menarik untuk dikaji lebih mendalam. Apalagi dengan ditunjang pembahasan secara komprehensif dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami merupakan kelebihan dari buku ini. Harapan penulis, buku ajar ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi mahasiswa, praktisi bisnis, maupun akademisi dalam melakukan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang berhubungan dengan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

Manajemen Sumber Daya Manusia atau disingkat MSDM, adalah pemanfaatan sejumlah individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

APLIKASI PSIKOLOGI POSITIF: PENDIDIKAN, INDUSTRI, DAN SOSIAL

Psikologi positif mengkaji mengenai pengalaman subjektif manusia yang bersifat positif di masa lampau, saat ini dan masa depan. Pada tingkat individual, psikologi positif mengkaji mengenai sifat-sifat positif manusia yang bersifat personal seperti kapasitas untuk mencintai, keberanian, kemampuan membangun hubungan interpersonal, sensitivitas terhadap estetika, sifat pantang menyerah, memaafkan, orisinalitas, dan optimisme untuk masa depan. Sedangkan pada kelompok, psikologi positif mengkaji mengenai nilai-nilai kebenaran dan institusi-institusi yang menggerakkan manusia untuk menjadi manusia beradab yang lebih baik dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti bertanggung jawab, kepedulian, altruisme, toleransi, dan etos kerja.

Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Erlangga. B. Uno Hamzah, dan Nina Lamatenggo. (2014). Teori Kinerja dan Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara. Cayir Sinan, Nuri Basoglu dan Tugrul U. (2016). A Study on The Relationship Between ...