Sebanyak 102 item atau buku ditemukan

BUKU AJAR: KAPITA SELEKTA PENDIDIKAN PANDUAN DI PERGURUAN TINGGI

Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan buku ajar yang berjudul Kapita Selekta Pendidikan ini dapat diselesaikan dengan baik. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang mengharapkan adanya buku ajar ini sebagai panduan di Perguruan Tinggi. Buku yang ada di hadapan pembaca saat ini adalah kumpulan materi ajar Kapita Selekta Pendidikan. Buku ajar ini diharapkan dapat menjadi opsi referensi bagi para dosen/pendidik, mahasiswa, dan civitas akademika yang ada di Perguruan Tinggi dan masyarakat pada umumnya. Tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan buku ini. Akhirnya, harapan penulis sejak lama dapat terwujud dengan hadirnya buku ajar Kapita Selekta Pendidikan sebagai panduan perkuliahan di Perguruan Tinggi. Penulis menyadari buku ini belumlah sempurna baik dari materi dan susunannya. Dengan lapang dada dan kerendahan hati, penyusun bersedia untuk diberi saran dan kritik yang bersifat membangun guna memperbaiki buku ini.

Akhirnya, harapan penulis sejak lama dapat terwujud dengan hadirnya buku ajar Kapita Selekta Pendidikan sebagai panduan perkuliahan di Perguruan Tinggi. Penulis menyadari buku ini belumlah sempurna baik dari materi dan susunannya.

BUKU AJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK PERGURUAN TINGGI

Kahadiran buku ajar Pendidikan kewarganegaraan untuk perguruan tinggi ini, penulis terbitkan atas dasar tanggung jawab penulis sebagai dosen mata kuliah pendidikan kewarganegaraan. Penulis berharap kehadiran buku ini dapat menjadi salah satu referensi buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk perguruan tinggi. Buku ini dibuat ringkas, padat dan jelas, untuk memudahkan mahasiswa dalam memahami isi buku, maka buku di kemas dalam bentuk bab per bab, yang terdiri dari Materi, rangkuman, latihan soal dan penugasan. Adapun dalam buku ajar ini terdapat Sembilan bab yang masing masing membahas tentang Filsafat Pancasila, Identitas Nasional, Hak Asasi Manusia, Hak dan Kewajiban Warga Negara, Bela Negara, Demokrasi, Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional dan Politik Strategi Nasional.

Bahasa Indonesia dinilai dapat mewakili dan menyatukan bangsa Indonesia. Kendati bahasa Indonesia bukan merupakan bahasa mayoritas yang dipergunakan, karena bahasa yang mayoritas dipergunakan saat itu adalah bahasa jawa.

BUKU AJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PANDUAN KULIAH DI PERGURUAN TINGGI

Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan buku ajar yang berjudul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ini dapat diselesaikan dengan baik. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang mengharapkan adanya buku ajar ini sebagai panduan pembelajaran mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Buku yang tengah ada dihadapan pembaca saat ini adalah kumpulan materi-materi ajar, baik itu mata kuliah Pancasila maupun mata kuliah Kewarganegaraan. Disusunnya bahan ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ini diharapkan dapat menjadi opsi referensi bagi para dosen/pendidik dan mahasiswa dan civitas academica yang ada di Universitas Sembilanbelas November Kolaka pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Tak lupa pula penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan buku ini. Akhirnya, harapan penulis sejak lama dapat terwujud dengan hadirnya buku ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ini sebagai panduan perkuliahan mata kuliah PPKn. Sebagaimana penyusunan buku ajar yang lain, penulis menyadari bahwa buku ini belumlah sempurna baik dari materi dan susunannya. Dengan lapang dada dan kerendahan hati, penyusun bersedia untuk diberi saran dan kritik yang bersifat membangun guna memperbaiki buku ini agar lebih baik lagi.

Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan buku ajar yang berjudul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ini dapat diselesaikan dengan baik.

Buku Teks Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum

Buku PAI pada PTU ini merupakan salah satu ikhtiar penulis dalam menyebarluaskan ilmu sekaligus untuk menyediakan bahan bacaan atau rujukan bagi peserta didik dan pendidik yang sedang melaksanakan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum. Buku Edisi III ini merupakan hasil pengembangan dan penyempurnaan berupa penambahan bab dan konten di dalamnya, dari materi bahan ajar yang pernah penulis sampaikan sebelumnya.

19 Tahun 2005, Bab III, Pasal 29, ayat 2, tentang Standar Nasional Pendidikan dinyatakan bahwa: “Kurikulum tingkat satuan Pendidikan Tinggi wajib memuat mata kuliah Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, ...

Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 9

Buku ini merupakan buku siswa yang dipersiapkan dalam rangka Implementasi Kurikulum 2013. Buku siswa ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Penerbit Grasindo. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman.

igD b hing/ KG - 3/ G ulPait tinggi,lis Jika lulusan untuk melanjutkan ke perguruan SMK lebih dibatasi ruang lingkupnya jika dibandingkan dengan lulusan SMA. Sehingga rata-rata siswa SMK kesulitan untuk masuk ke perguruan tinggi.

KAMUS TEMATIK POPULER BAHASA ARAB

“Kamus yang disusun oleh Hendri Setiabudi Sukma ini berbentuk tematik (maudhu’i), kelebihannya dapat terlihat pada usaha penyusun dalam melakukan berbagai hal: Pertama, pemilihan dan penyusunan tema-tema yang disajikan di dalam kamus ini tersusun secara sistematis, penyusun kamus, memilih tema-tema populer yang seringkali digunakan dalam kehidupan masyarakat. Kedua, pola penyusunan kata dalam setiap tema pada kamus ini berdasarkan pada sistematika urutan alfabetis, sehingga memudahkan pembelajar Bahasa Arab dalam pencarian kata dan terjemahannya. Hal ini sangat memungkinkan bahwa kamus ini bisa digunakan bagi pembelajar bahasa Arab pemula, sekalipun belum memahami ilmu nahu dan sharf. Ketiga, kontekstual entri yang disajikan cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan para pembelajar Bahasa Arab. Di samping itu kamus ini mudah dibawa oleh pembelajar. Pada prinsipnya saya melihat, kamus ini sangat membantu siapa saja yang ingin belajar Bahasa Arab, khususnya para pembelajar pemula.” ~ Prof. Dr. H. Masnal Zajuli, M.A., Guru Besar Bahasa Arab UIN Imam Bonjol Padang

“Kamus yang disusun oleh Hendri Setiabudi Sukma ini berbentuk tematik (maudhu’i), kelebihannya dapat terlihat pada usaha penyusun dalam melakukan berbagai hal: Pertama, pemilihan dan penyusunan tema-tema yang disajikan di dalam kamus ...

KAIDAH BAHASA ARAB

Buku ini disusun sesuai dengan kehidupan pesantren/sekolah sehingga dapat membantu para pelajar untuk mempermudah belajar bahasa Arab disertai dengan rumus-rumus dan contoh- contoh dalam kalimat yang bisa membantu untuk memahami materinya dengan mudah sehingga buku ini penulis berinama”Bahasa Arab Itu Mudah!”. Bahasa Arab adalah bahasa yang dipelajari oleh kebanyakan umat Islam di dunia bahkan non-muslimpun mempelajarinya karena Al-Quran adalah Kitab suci yang menjadi pedoman hidup manusia dan Al-Quran menggunakan bahasa Arab. Dalam hal ini, banyak pesantren yang menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi diantara para santri seperti Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep dll. Oleh karena itu, penulis mengarang buku ini agar bisa membantu para pelajar yang ada di lembaga-lembaga formal atau non-formal seperti SMA atau MA yang menganggap bahasa Arab itu sulit, semoga kehadiran buku ini bisa membantu para pelajar dalam memahami bahasa Arab dengan mudah. Sangat dianjurkan bagi sekolah yang memiliki program bahasa untuk menggunakan buku ini sebagai buku matrikulasi/pembinaan intensif.

Buku ini disusun sesuai dengan kehidupan pesantren/sekolah sehingga dapat membantu para pelajar untuk mempermudah belajar bahasa Arab disertai dengan rumus-rumus dan contoh- contoh dalam kalimat yang bisa membantu untuk memahami materinya ...

Kamus Saku Bahasa Arab - Indonesia

Bahasa Arab adalah bahasa dunia yang kalau diteliti, bahasa Arab adalah bahasa yang paling banyak kosa katanya, paling komplek morfologi dan sintaksisnya. Oleh karena itu, belajar bahasa Arab itu lebih sulit dibandingkan dengan belajar bahasa-bahasa yang lain. Perlu diingat bahwa, awal dari belajar bahasa apa pun yang pertama-tama itu harus mengerti makna kosa katanya. Karena sebagus apa pun karya atau ucapan bahasa lisan orang lain, diksi, struktur kalimatnya dan lain sebagainya jika pembaca tidak mengerti makna kata maka pesan yang ditulis atau diucapkan melalui bahasa lisan orang lain mustahil tersampaikan. Setelah mengerti kosa kata tahap selanjutnya adalah belajar ilmu linguistik secara step by step (tadrijiyan). Belajar bahasa apa pun, apalagi bahasa Arab, kosa kata harus dihafal secara fasih dan benar lafal dan maknanya. Menghafal kosa kata itu tidak hanya ketika belajar di tempat tertentu, tetapi di mana pun dan kapan pun agar segera banyak hafal kosa kata dan maknanya. Berangkat dari tuntutan itu, maka kamus saku ini dibuat. Sebuah kamus yang dapat dimasukkan ke saku sehingga dapat dibawa ke mana pun. Selain itu, kamus yang ada di tangan pembaca ini adalah sebagai usaha memperkenalkan makna kata dalam bahasa Arab pada anak-anak atau siapa pun yang masih tahap awal mengenal bahasa Arab. Kosa kata yang termuat di dalam kamus ini pun mencakup kosa kata yang paling dekat dengan manusia sampai yang jauh. Dengan susunan seperti itu sebenarnya bertujuan agar mudah diingat, dihafal dan dimengerti. Semoga bermanfaat. Amien 🤲

Bahasa Arab adalah bahasa dunia yang kalau diteliti, bahasa Arab adalah bahasa yang paling banyak kosa katanya, paling komplek morfologi dan sintaksisnya.

MADZHAB PERTAMA FILSAFAT ISLAM: FILSAFAT PARIPATETIK (AL-HIKMAH AL-MASSYA’IYAH)

Islam adalah agama yang sangat menghargai akal. Hal ini terbukti banyak ayat al-Qur’an yang mengedepankan pentingnya akal, rasio, atau pikir dengan berbagai derivasinya, seperti kata: afala ta’qilun, afala tatafakkarun, afala yandzurun, dan lain sebaginya. Di samping itu, Islam juga menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dari manapun datangnya, sehingga Nabi Saw bersabda, yang artinya: “Tuntutlah kalian ilmu pengetahuan walaupun sampai ke Negeri Cina”. Atas dasar dua aspek ajaran Islam tersebut, ditambah adanya kesadaran umat Islam untuk merasionalkan ajaran ajaran pokok agama Islam, maka sejak awal perkembangannya, umat Islam sudah mengadopsi berbagai ilmu pengetahuan, seperti kedokteran, kimia, fisika, optika, dan sebagainya dari berbagai belahan dunia, terutama dari Yunani dan Romawi. Akhirnya pada abad IX Masehi atau abad ke-3 Hijriyah, umat Islam juga mempelajari filsafat, terutama filsafat Yunani dan Romawi. Selanjut- nya umat Islam melakukan inovasi, seleksi, dan pemaduan dengan ajaran Islam yang fundamental, sehingga melahirkan sebuah struktur pemikiran Islam yang bersifat filosofis-logis di satu sisi, tetapi bersifat relegius-Islami di sisi lain. Pemikiran tersebut menjadi disiplin baru dalam Islam yang dikenal dengan filsafat Islam atau ada yang menyebut filsafat Muslim. Filsafat yang berkembang di dunia Islam pada abad ke-9 Masehi ini dikenal sebagai filsafat Islam Paripatetik atau al-hikmah al-Massyaiyah, karena banyak dipengaruhi oleh pola pikir Aristoteles, dan sekaligus sebagai madzhab pertama dalam sejarah pemikiran filsafat Islam. Buku ini akan membeberkan latarbelakang lahirnya filsafat Islam, kronologi- nya, motivasi kelahirannya, tema-tema sentral pembahasan, dan pokok-pokok pemikiran para tokohnya mulai dari al-Kindi sampai Ibn Rusyd.

Islam adalah agama yang sangat menghargai akal.

Titik Temu Tasawuf dan Filsafat Islam

Tasawuf cukup lama dipersoalkan, dianggap sebagai biang keladi kemunduran umat Islam. Begitu pula filsafat dianggap sesat menyesatkan, tetapi secara historis, keduanya telah mengantarkan umat Islam menuju gerbang Jaman Keemasan, karena kenyataannya Tasawuf dan Filsafat Islam memiliki titik temu dalam Tauhid. Tauhid adalah Aqidah Umat Islam, bentuk pertentangan apapun jangan sampai mengalahkan tauhid yang sakral.

Begitu pula filsafat dianggap sesat menyesatkan, tetapi secara historis, keduanya telah mengantarkan umat Islam menuju gerbang Jaman Keemasan, karena kenyataannya Tasawuf dan Filsafat Islam memiliki titik temu dalam Tauhid.