Sebanyak 365 item atau buku ditemukan

Pembelajaran Menulis Bahasa Arab

Dalam Perspektif Komunikatif

Bagian terpenting dari substansi isi buku Pembelajaran Menulis Bahasa Arab ini, di antaranya membahas: (1) Sekilas tentang bahasa Arab: bahasa Arab dalam rumpun Semit dan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia; (2) Pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa: sejarah kemunculan pendekatan komunikatif; konsep dasar komunikatif; desain, prosedur, dan evaluasi pengajaran bahasa komunikatif; serta pendekatan komunikatif dalam berbagai keterampilan berbahasa; (3) Seluk-beluk keterampilan menulis bahasa Arab: beberapa istilah tentang kitabah (menulis); jenis, asas, dan tujuan kitabah; metode dan strategi pembelajaran kitabah; serta (4) Pembelajaran kitabah dalam perspektif komunikatif: materi dan tujuan pembelajaran kitabah, metode dan strategi pembelajaran kitabah, serta evaluasi pembelajaran kitabah. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Bagian terpenting dari substansi isi buku Pembelajaran Menulis Bahasa Arab ini, di antaranya membahas: (1) Sekilas tentang bahasa Arab: bahasa Arab dalam rumpun Semit dan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia; (2) Pendekatan komunikatif ...

Pendidikan Kewarganegaraan

Berbasis Multikulturalisme Perspektif Psikologi Sosial Islam

Keragaman masyarakat dapat menimbulkan kerawanan konflik, sebagaimana sejarah Kota Surakarta. Kerusuhan tahun 1998 telah merusak kerukunan masyarakat Surakarta dan menyadarkan betapa pentingnya menjaga kerukunan dalam keragaman. Untuk mencegah terjadinya konflik, diperlukan pemahaman warga masyarakat terhadap multikulturalisme dalam masyarakat yang beragam. Pemahaman multikulturalisme dapat diajarkan melalui pembelajaran PKn berbasis multikulturalisme dalam perspektif psikologi sosial Islam. Pendidikan Kewarganegaraan: Berbasis Multikulturalisme Perspektif Psikologi Sosial Islam ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak

Pendidikan Kewarganegaraan: Berbasis Multikulturalisme Perspektif Psikologi Sosial Islam ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi

Secara ringkas buku ini membahas mengenai fungsi bahasa, ragam bahasa, dan pedoman umum ejaaan baku. Turut disinggung mengenai pedoman pengutipan, penulisan catatan kaki, bibliografi serta dibumbui dengan materi mengenai diksi, kemudian berlanjut pada kalimat efektif, dan berbagai hal mengenai paragraf. Selain itu, akan disinggung tentang penalaran, yaitu hakikat, jenis, dan hubungannya dengan penulisan ilmiah. Untuk pengayaan, dipaparkan pula perencanaan penulisan karangan serta konvensi naskah dan penyuntingan. Terakhir, dibahas pula mengenai seluk beluk resensi, teori penulisan, dan contoh resensi. Garudhawaca.

Secara ringkas buku ini membahas mengenai fungsi bahasa, ragam bahasa, dan pedoman umum ejaaan baku.

BAHASA INDONESIA UNTUK PERGURUAN TINGGI

Mahasiswa perlu ditingkatkan kesadarannya bahwa bahasa Indonesia adalah alat komunikasi paling penting untuk mempersatukan seluruh bangsa Indonesia. Hal ini mengingat bahasa Indonesia merupakan alat mengungkapkan diri baik secara lisan maupun tertulis, dari segi rasa, karsa, dan cipta, serta pikir, baik secara etis, estetis, maupun secara logis. Warga negara Indonesia yang mahir berbahasa Indonesia yang akan dapat menjadi warga negara yang mampu memenuhi kewajibannya di mana pun mereka berada di wilayah tanah air dan dengan siapa pun mereka bergaul di wilayah NKRI. Oleh sebab itu, kemahiran berbahasa Indonesia menjadi bagian dari kepribadian Indonesia. Kemahiran berbahasa Indonesia bagi mahasiswa Indonesia tercermin dalam tata pikir, tata ucap, tata tulis, dan tata laku berbahasa Indonesia dalam konteks ilmiah dan akademis. Oleh karena itu, bahasa Indonesia masuk ke dalam kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian mahasiswa, yang kelak sebagai insan terpelajar akan terjun ke dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai pemimpin dalam lingkungannya masing-masing. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan kelak dapat menyebarkan pemikiran dan ilmunya, mereka diberi kesempatan melahirkan karya tulis ilmiah dalam berbagai bentuk dan menyajikannya dalam forum ilmiah. Kesempatan berlatih diri dalam menulis akan mengambil proporsi sebesar 70 persen dibandingkan dengan penyajian lisan. Jadi, praktik menggunakan bahasa Indonesia dalam dunia akademik/ilmiah mendapatkan perhatian sangat tinggi dalam perkuliahan ini. Kerja sama dalam meningkatkan kualitas karya tulis hendaknya dipadukan dalam strategi belajar bersama dalam bentuk saling menyunting karya ilmiahnya. Mahasiswa peserta kuliah perlu disadarkan tentang kenyataan ini dan ditimbulkan kebanggaannya terhadap bangsa nasional kita. Kemudian, mahasiswa hendaknya juga ditingkatkan kesadarannya akan kedudukan BI sebagai bahasa negara dan bahasa nasional, dan fungsi BI sebagai bahasa lingua franca yang berpotensi untuk mempersatukan seluruh bangsa. Untuk selanjutnya, mereka hendaknya diminta untuk mengidentifikasi implikasi dari semua butir tentang bahasa Indonesia tersebut bagi mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Penyadaran dicapai lewat kegiatan ceramah dan tanya jawab/diskusi, sedangkan identifikasi implikasi melalui diskusi kelompok.

Mahasiswa perlu ditingkatkan kesadarannya bahwa bahasa Indonesia adalah alat komunikasi paling penting untuk mempersatukan seluruh bangsa Indonesia.