Sebanyak 4 item atau buku ditemukan

Terampil Bahasa Indonesia

Untuk Perguruan Tinggi

Buku ini terdiri dari sembilan bab. Pada Bab 1 bertema Hakikat Bahasa, Fungsi Bahasa, dan Sejarah Umum Bahasa indonesia, yang diuraikan menjadi tiga subbab yang terdiri dari Hakikat Bahasa, Fungsi Bahasa, dan Sejarah Umum Bahasa indonesia. Pada Bab 2 bertema Pungtuasi (Penulisan Huruf, Kata, dan Tanda Baca), yang diuraikan menjadi tiga subbab yang terdiri dari Penulisan Huruf, Penulisan Kata, dan Pemakaian Tanda Baca. Pada Bab 3 bertema Kalimat Efektif, yang diuraikan menjadi tiga subbab yang terdiri dari Kalimat Efektif, Persyaratan Kalimat Efektif, dan Kiat Penyusunan Kalimat Efektif. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Buku ini terdiri dari sembilan bab.

Hak Asasi Manusia

Bahan Pendidikan Untuk Perguruan Tinggi

Mata kuliah Hak Asasi Manusia merupakan mata kuliah wajib di perguruan tinggi, terutama di fakultas hukum di universitas mana pun. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa disadarkan bahwa semua manusia sejak dalam kandungan sudah mempunyai sejumlah hak yang dikaruniai Tuhan yang Maha Esa tanpa pandang bulu. Tanpa hak hak tersebut, manusia tidak dapat hidup sebagai manusia. Eksistensi hak hak itu bukan karena direkayasa manusia, bukan pula karena ditetapkan penguasa, atau ditetapkan di dalam peraturan perundang-undangan mana pun. Hak-hak itu pada hakikatnya melekat (inherent) dengan keberadaan manusia sejak manusia diciptakan, bukan sejak lahir. Hak-hak itu melekat pada semua orang (at all persons) sepanjang hayat (at all times) dan di setiap tempat (at all places), bersifat kodrati dan universal. Sebagai bahan pendidikan di perguruan tinggi, materi hak asasi manusia tersebar di banyak literatur, baik yang berbahasa asing maupun berbahasa Indonesia. Semua literatur tersebut ditulis menurut perspektif penulisnya masing-masing, sehingga ditemui pada bagian yang satu diuraikan secara panjang lebar, sedangkan pada bagian lain disentuh kulit kulitnya saja, bahkan ada bagian tertentu yang tidak disentuh sama sekali. Dengan kata lain, kedalaman analisis dalam buku yang satu berbeda dengan buku yang lain. Oleh karena itu, sebagai bahan pendidikan di perguruan tinggi, mahasiswa tidak cukup hanya membaca beberapa judul buku tentang hak asasi manusia. Semakin banyak literatur yang dibaca, semakin dalam pemahaman dan pengenalan tentang hak asasi manusia. Kendatipun demikian, agaknya tidak mudah mewajibkan mahasiswa membawa semua literatur itu ke ruang kelas untuk mengikuti mata kuliah ini. Dengan tersedianya buku ini, selain untuk membantu mahasiswa agar dapat mengikuti mata kuliah ini dengan baik, juga menjadi pegangan bagi dosen untuk menerapkan metode belajar-mengajar berbasis kompetensi.

Mata kuliah Hak Asasi Manusia merupakan mata kuliah wajib di perguruan tinggi, terutama di fakultas hukum di universitas mana pun.